Teknik Handycam

Teknik Handycam

Jika anda diminta orang mendokumentasikan Resepsi pernikahan menggunakan Handycam… jangan asal aja yach, buatlah rekaman video kita menjadi menarik, komunikatif dan ekspresif serta menghibur… caranya perhatikan beberapa hal sebagai berikut:

Contoh kasus : “Pernikahan di Masjid Ibadurrahman Sawangan Depok”

Nasehat 1: Kita harus tahu berapa memori/film/disk handycam kita dan berapa lama batere handycam kita bertahan, jika kita tidak bisa mengukurnya… bisa-bisa saat moment penting justru tidak dapat kita abadikan karena habis batre atau memori full.

Nasehat 2 : Ambillah gambar Masjid Ibadurrahman dari kejauhan, ungkapkan nama masjidnya, jalan disekitarnya dan lingkungan sekitarnya agar orang lain nanti yang melihatnya merasakan dan berkata…oooh di Masjid Ibadurrahman Sawangan nikahnya. Pokoknya rumusnya… video yang kita  buat jika dilihat orang-orang yang tidak hadir pada acara pernikahan tersebut, begitu melihatnya seakan ia hadir pada acara tersebut.

3. Ambillah gambar pengantinnya, close up, zoom saksinya, zoom walinya, zoom naibnya, ambillah keseluruhan orang yang hadir disitu, ingat jika kita menshoot gambar orang minimal 5-6 detik jangan terlau cepat menjalankan/menggeser handycam kita. Mengapa 5-6 detik bukan 2 detik. 5-6 detik adalah waktu yang cukup untuk mengenali wajah orang dan biarlah kita beri kesempatan kepada orang yang kita shoot tersebut untuk menikmati wajahnya, boleh lebih lama untuk objek-objek/moment penting tapi jangan terlalu lama untuk perseorangan karena akan menimbulkan kebosanan penonton. Gerakan zoom dan gerakan perpindahan gambar harus perlahan-lahan jangan kasar.

4. Ketika kita sedang shoot handycam bayangkanlah kita ini adalah tamu, kemudian kita lihat sana lihat sini,  jika ada momen yang menarik lihatlah lebih lama bahkan lama sekali dan ketika kita pulang… ada orang bertanya… kita dapat menceritakannya dengan baik,  cuma bedanya ceritanya dibantu/diperkuat oleh handycam. Kesimpulannya adalah bayangkan kita ini seakan-akan disuruh pak Lurah mengabadikan prosesi pengantinan keponakannya sedangkan Pak lurah tersebut ada tugas dari Wali kota ke Luar Daerah. Ketika Pak Lurah pulang dan menonton video yang kita buat… rasanya Pak Lurah-pun dapat merasakan kehadiran di acara tersebut.

Untuk edit videonya kita bisa gunakan Ulied Video Studio 11 atau Corel Video Studio X3, software tersebut sangat mudah memotong video, menambah/menyambung/ memberi teks, efek dsb. Tks

Tentang sub14han

Saya Guru Seni Budaya SMP Negeri 14 Depok
Pos ini dipublikasikan di Berita Seni. Tandai permalink.