Sejarah Seni Rupa Indonesia

Perkembangan Seni Rupa (Seni Lukis di Indonesia)

1. MASA PRIMITIF/PRA SEJARAH/PRA HINDU (+-2000 SM – 400 M)

2. MASA KLASIK/SEJARAH/MASA HINDU-BUDHA (400 M – 1200-1800 M)

  • Masa Hindu Budha 400 M-1200 M
  • Masa Islam 700-1200 M

3. MASA  PERINTISAN OLEH RADEN SALEH SYARIF BUSTAMAN (1807-1880)

4. MASA  PENERUSAN/HINDIA MOLEK/MOOI INDIE/HINDIA JELITA (1930-1937)

5. MASA PERSAGI (PERSATUAN AHLI GAMBAR INDONESIA  (1937-1942)

6. MASA PENDUDUKAN JEPANG (1942-1945)

7. MASA  SETELAH INDONESIA MERDEKA (17 AGUSTUS 1945)

1.1 MASA PRIMITIF

Bentuk karyanya Naif, sederhana dan murni, tidak berlebihan baik bentuk, teknik dan pewarnaan
Contoh karya:
Lukisan Babi hutan sedang meloncat dengan leher terluka bekas tusukan lembing (untuk upacara berburu) di Gua Leang-leang Sulsel
Arca/Patung (Untuk usaha agar selalu dapat berhubungan dengan arwah nenek moyangnya
Kapak/Benda suci dan keperluan sehari-hari
Bejana (Tidak diketahui kegunaannya)
Nekara untuk Upacara meminta hujan

Tujuan Penciptaan : Selalu ditujukan untuk Kepentingan Kepercayaan. Masyarakat ketika itu beranggapan bahwa Karya seni memiliki Kekuatan Magis

 

Iklan

Tuliskan Komentar anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s